Sabtu, 17 Januari 2026

Capek Sendiri Tapi Harus Tetap Kuat, Ini yang Sering Dialami Orang Dewasa

Capek Sendiri Tapi Harus Tetap Kuat

Capek Sendiri Tapi Tetap Jalan, Kok Banyak yang Ngerasain Ini?

Jujur ya, ada fase hidup di mana capek itu bukan soal fisik saja.
Bangun pagi, berangkat, pulang, tidur, lalu ulang lagi. Rasanya kayak jalan di tempat, tapi anehnya tetap harus maju.

Saya pernah ada di fase itu.
Bukan karena hidup saya paling berat, tapi karena semuanya datang barengan. Kerjaan numpuk, pikiran penuh, dan anehnya… nggak ada tempat buat cerita.


Yang bikin capek itu bukan karena kerja kerasnya.
Tapi karena harus terlihat kuat, padahal di dalam kepala rasanya berisik banget.

Ada hari-hari di mana badan masih bisa jalan, tapi hati sudah pengen berhenti sebentar.
Masalahnya, hidup jarang kasih tombol pause.

Yang sering dialami orang dewasa, dan jarang dibahas, adalah rasa lelah yang nggak kelihatan.
Kita masih ketawa, masih bercanda, masih balas chat, tapi di dalam rasanya kosong dikit.


Kadang saya mikir, apa saya yang terlalu lemah?

Atau memang hidup sekarang nuntut kita buat selalu siap, tanpa sempat narik napas.

Lucunya, banyak dari kita merasa capek sendirian, padahal kalau ngobrol jujur sedikit, ternyata yang ngerasain hal serupa itu banyak.
Cuma ya itu, nggak semua orang nyaman cerita.


Saya pernah salah juga.
Saya kira solusi dari capek itu cuma liburan atau istirahat. Ternyata tidak sesederhana itu.

Capek mental nggak selalu hilang cuma dengan tidur lama.
Kadang yang dibutuhin cuma didengar, atau minimal diakui kalau “iya, kamu memang lagi capek”.


Dari pengalaman itu, saya mulai belajar beberapa hal kecil.
Bukan solusi besar, tapi cukup membantu buat bertahan.

Pertama, berhenti merasa harus selalu produktif.
Ada hari di mana bertahan hidup saja itu sudah cukup, dan itu nggak apa-apa.

Kedua, kurangi membandingkan diri dengan orang lain.
Serius, ini susah banget. Tapi setiap kali saya bandingin hidup saya dengan orang lain, capeknya dobel.

Ketiga, belajar bilang “nggak apa-apa kalau hari ini berantakan”.
Hidup nggak selalu rapi, dan itu normal, meskipun kadang bikin frustrasi.


Saya juga belajar menerima kalau saya nggak selalu punya jawaban.
Ada masalah yang memang nggak bisa langsung selesai, dan memaksakan solusi malah bikin tambah stres.

Yang paling penting, saya berhenti meremehkan perasaan capek sendiri.
Kalau badan bisa sakit, pikiran juga bisa lelah.


Kalau kamu lagi di fase capek tapi harus tetap jalan, kamu nggak sendirian.
Banyak orang dewasa di luar sana yang kelihatannya baik-baik saja, padahal sedang berjuang pelan-pelan.

Dan kalau hari ini rasanya berat, nggak apa-apa.
Kadang bertahan satu hari lagi itu sudah pencapaian besar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar