Ada Masalah, Tapi Lebih Memilih Diam dan Simpan Sendiri
Ada masa di hidup saya di mana masalah itu ada, tapi mulut rasanya berat buat cerita.
Bukan karena nggak percaya orang lain, tapi karena capek harus menjelaskan dari awal.
Masalahnya bukan satu.
Kecil-kecil, tapi numpuk. Dan anehnya, justru yang kayak gini lebih bikin sesak.
Diam Bukan Karena Kuat, Tapi Karena Lelah
Saya sering dengar kalimat, “Kamu kelihatan kuat.”
Padahal kenyataannya, saya cuma nggak tahu harus cerita ke siapa.
Bukan nggak mau berbagi.
Cuma sudah keburu capek sama respon yang sering datang.
Ada yang langsung membandingkan.
Ada yang malah menasihati panjang lebar, padahal kita cuma butuh didengar.
Lama-lama, diam terasa lebih aman.
Kesalahan Saya: Mengira Semua Bisa Ditahan Sendiri
Saya sempat berpikir, “Ah, nanti juga lewat.”
Dan memang, beberapa hal lewat dengan sendirinya.
Tapi ada juga yang tidak.
Malah mengendap, jadi beban yang makin berat tiap hari.
Saya baru sadar, menyimpan semua sendiri itu bukan tanda dewasa.
Kadang itu tanda kita terlalu sering menomorduakan diri sendiri.
Kenapa Cerita ke Orang Terasa Sulit
Masalah sehari-hari orang dewasa itu unik.
Bukan masalah besar yang dramatis, tapi cukup bikin pikiran penuh.
Soal kerjaan, keuangan, keluarga, atau sekadar rasa nggak puas sama hidup.
Kalau diceritakan, takut dibilang kurang bersyukur.
Akhirnya dipendam.
Sambil tetap menjalani hari seolah semuanya baik-baik saja.
Momen Saya Mulai Sadar
Ada satu malam di mana saya duduk lama, tanpa ngapa-ngapain.
Bukan sedih berlebihan, cuma lelah.
Di situ saya sadar, kalau terus begini, capeknya nggak akan ke mana-mana.
Bukan harus langsung cerita ke banyak orang, tapi setidaknya jujur ke diri sendiri.
Bahwa saya memang lagi nggak baik-baik saja.
Hal Kecil yang Mulai Saya Lakukan
Saya mulai dari hal sederhana.
Nulis. Entah di notes HP atau kertas seadanya.
Bukan buat solusi.
Cuma buat ngeluarin isi kepala.
Saya juga belajar memilih ke siapa cerita.
Nggak semua orang harus tahu, dan itu nggak apa-apa.
Dan yang paling penting, saya berhenti merasa bersalah karena punya masalah.
Punya masalah itu manusiawi, bukan tanda gagal.
Kalau Kamu Lagi Ada di Fase Ini
Kalau kamu punya masalah tapi bingung harus cerita ke siapa, kamu nggak sendirian.
Banyak orang dewasa di luar sana menjalani hal yang sama.
Diammu bukan berarti lemah.
Mungkin kamu cuma lagi butuh ruang yang aman.
Dan kalau hari ini kamu memilih menyimpan sendiri, semoga suatu hari nanti kamu menemukan tempat yang tepat untuk berbagi.
Pelan-pelan saja. Tidak perlu terburu-buru.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar